Lalu untuk apa ia menunggu diperaduan malam itu
hingga pagi ia jelang tanpa mimpi
dengan tak peduli walo tamparan
embun menggetarkan sekujur tubuhnya
yang hanya berunggun harap akan hadirmu menyapanya
Tidakkah kau saksiksan esoknya
saat kau sapu halaman istamu sampah rokok yang berserakan itu adalah miliknya.
yaa sebenarnya kamu tau kalo ia datang membuktikan cintanya
kamu mengintipnya dari jendela
dan ingin kamu tahu seberapa lama dipekatnya malam yang diselipi gerimis
itu iakan mendamba
lantas kamu terlalu mencintainya hingga
membiarkannya pulang dengan hampa
kau menangis menggantikan gerimis yang reda,
kalo kau yang terlarang untuk mencintainya
mengapa kau tuduh ia yang tak setia?.
Karya:P.Lubis
Malaysia
11-08-2011
hingga pagi ia jelang tanpa mimpi
dengan tak peduli walo tamparan
embun menggetarkan sekujur tubuhnya
yang hanya berunggun harap akan hadirmu menyapanya
Tidakkah kau saksiksan esoknya
saat kau sapu halaman istamu sampah rokok yang berserakan itu adalah miliknya.
yaa sebenarnya kamu tau kalo ia datang membuktikan cintanya
kamu mengintipnya dari jendela
dan ingin kamu tahu seberapa lama dipekatnya malam yang diselipi gerimis
itu iakan mendamba
lantas kamu terlalu mencintainya hingga
membiarkannya pulang dengan hampa
kau menangis menggantikan gerimis yang reda,
kalo kau yang terlarang untuk mencintainya
mengapa kau tuduh ia yang tak setia?.
Karya:P.Lubis
Malaysia
11-08-2011
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar